Tag: Permainan Tradisional

  • Permainan Tradisional Jawa Timur, Permainan tradisional adalah permainan yang diturunkan dari suatu generasi ke generasi berikutnya, permainan tradisional juga memiliki banyak manfaat bagi fisik, perkembangan sosial, emosi, untuk mengasah ketrampilan dan lain-lain. Karena berbagai manfaat itulah maka sebenarnya permainan tradisional sangat baik untuk diajarkan dan dimainkan oleh anak. Permainan tradisional tentu akan melatih anak untuk bersosialisasi, berbeda dengan permainan-permainan jaman sekarang yang membuat anak cenderung bersifat individualis.

    Kali ini permainan tradisional jawa yang akan kita bahas adalah permainan dari Jawa Timur, sebagian diantaranya:

    • Patil Lele

    Permainan Patil Lele membutuhkan konsentrasi dan ketahanan fisik yang baik, terutama kekuatan pada tangan. Permainan ini kebanyakan dimainkan oleh anak laki-laki, bisa dimainkan di halaman rumah atau tanah lapang. Permainan ini merupakan permainan kelompok walau bisa juga bila hanya dua orang, tapi akan lebih seru bila berkelompok.

    Cara Bermain:

    Pertama harus menyiapkan alat untuk bermainnya dulu yaitu dua potong kayu, yang satu berukuran 40 cm(induk) dan yang satu 6/7cm (anak), yang kemudian induk akan digunakan untuk memukul anak. Kemudian siapkan juga sebuah lubang di tanah berukuran kurang lebih 10cm, yang akan menjadi tempat tolakan potongan kayu.

    Bila pemain sudah dibagi dalam 2 kelompok, seperti biasa tentukan siapa yang kalah dan menang. Yang kalah bertugas jaga dan yang menang bermain.

    Tahap pertama, permainan dimulai saat potongan kayu “anak” diletakkan di atas lubang, yang kemudian dicukil dari bawah dengan induk sejauh mungkin oleh salah satu anggota kelompok yang menang. Setelah “anak” dicukil “induk” harus diletakkan di lubang tadi dalam posisi melintang. Semua pemain yang jaga berusaha untuk menangkap “anak”, bila berhasil maka pemain yang tadi mencukil dianggap gagal. Bila tidak ada yang berhasil menangkap maka pemain jaga harus melempar “anak” ke arah lubang dan harus mengenai “induk”, bila mengenai “induk” maka pemain yang tadi mencukil dianggap gagal dan berganti jaga, tapi bila tidak mengenai maka dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

1 of 1