Category: Fashion

  • Gaya Rambut di Papua, Seorang gadis bernama Vanny duduk bersila di sebuah pondokan kayu. Sedangkan Mira, sahabatnya berdiri di belakang dan mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan rambut Vanny. Sekilas terlihat tangan Mira begitu cepat menarik rambut Vanny dan mengikatnya membentuk sebuah pola. Sekitar 10 menit berlalu, Vanny pun terlihat berbeda dengan rambut yang teranyam rapi khas wanita Papua.

    Anyaman rambut khas Papua adalah sebuah tradisi unik yang diajarkan turun-temurun dalam masyarakat Papua. Umumnya yang melakukan ini adalah kaum wanita, namun tidak jarang pula kaum pria yang menganyam rambutnya untuk alasan trend atau sekedar bergaya saja. Anyaman rambut ini adalah sebuah kebanggaan bagi sebagian besar wanita Papua. Tidak hanya sebatas fesyen dan penampilan semata, anyaman rambut ini sudah menjadi penanda atas sebuah kecantikan yang dimiliki para wanita Papua.

    Untuk menganyam rambut ini memang tidak membutuhkan kursus atau pengajaran di waktu khusus, namun proses menganyamnya cukup rumit dan perlu ketrampilan tersendiri. Pertama rambut dipilah-pilah menggunakan sisir menjadi beberapa bagian. Kemudian, setiap bagian mulai dikepang dengan ukuran yang tidak terlalu besar mengikuti pilahan yang sudah dibuat sebelumnya. Perlu menjadi perhatian, saat mengepang, kondisi ikatan harus kuat dan rapih, bila tidak maka kepangan mudah terlepas dan anyaman rambut pun rusak. Proses ini terus dilakukan hingga setiap pilahan diselesaikan dan anyaman rambut pun siap dipakai bergaya.

    Mungkin selain Papua, banyak daerah di seluruh dunia yang mempunyai tradisi ini. Biasanya yang melakukan hal serupa adalah negara-negara di benua Afrika atau komunitas kulit hitam di eropa dan Amerika. Namun, anyaman rambut khas Papua ini menjadi berbeda karena makna dibalik anyaman. Setiap anyaman rambut melambangkan kecantikan khas wanita Papua yang sulit tergantikan dan tidak ternilai oleh apapun, mungkin itu sebabnya tidak semua orang mampu membuat anyaman ini.

    Seiring berkembangnya jaman ke arah modernisasi, anyaman ini berkembang menjadi sebuah tren gaya di Papua. Tidak hanya anak-anak muda di Papua, anyaman rambut ini pun semakin dikenal luas di seluruh Indonesia. Bahkan, bila mengunjungi pantai Kuta Bali, kita dapat menemui beberapa wanita Bali yang menawarkan jasanya untuk menganyam rambut layaknya wanita Papua. Tetapi, dalam hal orisinalitas dan kualitas anyaman, buatan khas Papua tetap menjadi tradisi yang belum terkalahkan.

  • Hijab Fashion Banten, Banten Fashion, salah satu komunitas fotografer dan model yang ada di Serang, Banten kembali akan menggelar acara Photoshoot Model bernuansa Ramadan sekaligus buka bersama di Hotel Horison Forbis Cilegon.

    Dibantu oleh Coffee Photowork, event yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Juni 2016 ini akan menampilkan 16 model dari Serang, Cilegon, Anyer bahkan dari Bogor.

    Menurut Andromeda, Public Relation Hotel Horison, selain acara Photoshoot dan buka bersama juga diadakan acara Peduli Sesama Hamba Allah, dengan menyumbang ke anak yatim yang didukung oleh pihak Management Hotel Horison Forbis.

    “Kita dukung, silakan rekan-rekan fotografer yang ingin berpartisipasi di event ini ditunggu kedatangannya,” ungkap PR yang biasa dipanggil Bu Meda ini.

    Pelaksana sekaligus Ketua Banten Fashion yang akrab dipanggil Ayah Omiq mengungkapkan bahwa acara ini adalah agenda rutin di bulan Ramadan yang dilakukan sejak terbentuknya Banten Fashion. Selain untuk tetap menjalin silaturahmi sesama fotografer dan model, khususnya di wilayah Banten, juga untuk lebih meningkatkan ukhuwah islamiyah sesama umat.

    “Buat rekan-rekan FG yang ingin ikut, kita kasih diskon untuk buka bersama, yang semula paket hotel Rp136,000 per paket menjadi Rp100.000 per paket, plus bisa memotret model di lokasi,” ungkapnya berpromosi.

    Tidak tanggung-tanggung event ini dibantu juga oleh 4 MUA, Irens Mua, Griya Nganten, Ira Mua dan Ermy Dey Mua. “Konsep yang ditampilkan oleh model yaitu hijab fashion, bridal dan kebaya modern,” tambahnya.

    Buat penggemar fotografi, mungkin bisa sebagai referensi dalam acara ngabuburitnya akhir pekan ini. Acara dimulai dari jam 15.00 WIB sampai selesai. Model yang akan tampil diantaranya; Iren Septiyanie, Anggie Gie, Indah Inessa, Devy Purnamasari, Marisca Dee, Rina Oktaviani, Syalita Paramadina, Hesi, Aulia Zihandini, Niar Dhiaolsofie, Risa Khaerunisa, Putri Megawati, Ntan Njie, Ziyya Adiputra, Hani, dan Firdha Farhana.

1 of 1